T.M.T UNIT
Bagaimana TMT unit bekerja?
Unit TMT adalah sebagai hedgefund yang mengelolah dana yang anda titipkan pada perusahaan kami dengan imbal hasil 1.5% per bulan untuk mengantisipasi penurunan harga Emas jangka pendek dengan istilah yang kami sebut dengan Inflation and Hedging.
Mungkin sebagian masyarakat juga belum berpikir mengapa harga emas senantiasa selalu naik yang diikuti dengan peningkatan harga barang-barang lainnya (inflation effect). Tidak pernahkah terpikirkan oleh kita mengapa harga emas seolah-olah mengikuti nilai uang (value of money)? Mengapa pula emas tidak mengalami depresiasi (berkurang nilainya karena umur dan fungsinya) seperti aset(harta) kekayaan lainnya, dan tidak berkurang nilainya karena waktu(time value)? Sadar atau tidak, mengerti atau tidak, yang jelas kakek-nenek dan orang tua kita telah melakukan proteksi atas nilai kekayaannya (aset) yang mereka miliki sebagai bentuk antisipasi dalam kebutuhan masa datang. Mereka telah melakukan tindakan lindung nilai (hedging) secara sederhana.
Emas sebagai saran lindung nilai ternyata tidak hanya dilakukan oleh kakek-nenek dan orang tua kita, saat inipun emas masih menjadi salah satu bagian dari portofolio aset dari para pengelola dana global (hedge fund). Komoditas itu dianggap sebagai aset yang terbebas dari risiko inflasi, sehingga bila terdapat indikasi akan adanya kenaikan laju inflasi dan atau kondisi perekonomian tidak menunjukkan pertumbuhan, maka para pengelola dana global itu akan melakukan pemindahan (switching) portofolio mereka dengan memborong emas sebagaimana mereka lakukan saat ini dimana perekonomian global sedang lesu setelah dipicu kredit macet perumahan tingkat bawah (subprime mortgage crisis) dinegeri paman sam dan kenaikan harga minyak dunia.
Karakteristik Pemodal
Sebenarnya sebagai sarana lindung nilai (hedging) secara konvensional selain emas, juga seringkali mereka terapkan pada beberapa aset lain yang mereka miliki. Pilihan tersebut sangat tergantung dengan karakter pemilik dana, karena setiap pilihan akan mengubah risiko yang dihadapi. Seperti halnya tanah, yang juga mengalami penyesuaian terhadap kenaikan harga barang (inflasi). Namun, aset ini memiliki risiko yang berbeda dengan emas. Emas pasti lebih mudah dalam menjualnya, sementara tanah tidaklah demikian. Dalam pengertian lain emas itu lebih likuid dari pada tanah. Kenaikkan harga tanah relatif lebih lambat dari pada emas itu. Penjualan dan kenaikan harga juga tergantung lokasi dan kebijakan tataruang yang ditentukan pemerintah (RUTR). Ini tentunya menjadi suatu risiko yang berbeda dengan emas. Emas lebih berisiko dalam hal soal keamanan karena lebih mudah hilang karena dicuri, dan ini menjadi risiko tersendiri bagi penyimpan emas itu.
Persepsi yang berbeda terhadap risiko juga akan membuat keputusan yang berbeda pula dalam pilihan berinvestasi. Namun, lindung nilai atas emas hanya sebagai upaya untuk menimalisasi kerugian atas risiko perubahan harga atau inflasi. Sementara itu, terhadap resiko lainnya mungkin saja masih ada ketika pemilik dana membeli emas. Namun demikian terdapat kemungkinan pemilik dana akan terbebas atas risiko penurunan nilai dengan unit TMT aka mengcover risiko penurunan nilai Emas tersebut akibat adanya inflasi
Kelebihan Emas
- Harga emas cenderung stabil bahkan sejarah membuktikan emas dianggap tahan atas tekanan inflasi (zero effect inflation) sehingga emas cocok sebagai sarana lindung nilai (hedging) dan penangkal inflasi.
- Dapat juga sebagai sarana diversifikasi investasi selain saham, obligasi, reksadana, tanah, property.
- Harga emas dipatok dalam US$, hal ini berakibat pada dua keuntungan sekaligus yaitu jika terdapat kenaikan dollar maka akan ada kenaikan harga emas itu sendiri. Namun, jika terjadi penurunan maka akan terjadi kondisi sebaliknya.
Dengan ini kami menawarkan metode investasi di Emas dengan melihat perkembangan fluktuasi emas adalah salah satu cara berinvestasi yang sangat mungkin mengambil keuntungan.
Investasi ini kami tawarkan kepada nasabah dengan cara kami membantu anda untuk mengambil keuntungan melalui fluknasi harga yang ada dimarket maupun di pasar fisik.
kami sebagai perusahaan menawarkan investasi ini dengan jenjang investasi sebagai berikut :
- Perusahaan memberikan jaminan emas kepada nasabah sebesar nilainya di tambah dengan pembelian unitnya 20% dari harga emasnya.
- Kami sebagai perusahaan akan mengembangkan nilai unitya melalui penjualan di pasar fisik dan market dengan fluktuasi harga emas dunia yang sering dikenal dengan loco (XAU).
Dengan metode diatas kami pengelolah melakukan cara investasi yang disebut dengan Hedging market di mana anda yang memegang fisiknya dan kami yang transaksi di market / di pasarnya.
Investasi keuntungan yang diperoleh :
- Ketika membeli harga emas Rp 300.000,- / gram dengan harga loco/xau di kisaran 746.50 dengan kurs rupiah, Rp 12.500,-
- Kalau perusahaan Hedging di market yaitu dengan cara beli gold di harga Rp 300.000,- / gram
Satuan kontrak gold = 1000 gram.
Perusahaan mendapatkan selisih dari fluknasi harga yang terjadi apabila di pasar fisik mendapat harga di kisaran Rp 300.000,- kemungkinan harga loco/xau akan bergerak di sekitar 812.50 yang terjadi sekarang maka:
Harga sebenarnya adalah 812.50 x 12.500
31.1
=Rp 326.366,-
Maka kami mendapat keuntungan sebesar = Rp 326.366,- - Rp 300.000,-
= Rp 26.366,- / gram
Emas fisik yang anda pegang dapat juga anda jual kepada kami sesuai dengan harga emas / loco yang ada sekarang. Dengan asumsi kita menyamakan harga yang ada di pasar fisik dengan selisih yang tidak begitu jauh dari harga market.
Anda dapat beli atau jual kepada perusahaan kami dan hanya kami dengan komisi sebesar Rp 10.000,-/gram nya.
Anda dapat melihat perkembangan harga emas seperti di bawah ini :



Bandingkan dengan deposito :

Perkembangan nilai emas Price Trend :
1 Week
1 Month
1 Years
10 Years

